Simak Beda Investasi Saham, Reksa Dana, SBR, ORI, dan Deposito

by -198 Views

Sekarang ini telah semakin tidak sedikit orang yang melek keuangan baik dari kalangan orang dewasa sampai anak muda sekalipun. Selain, memakai uang dengan arif dan menabung, banyak sekali dari mereka terdapat yang telah jadi investor handal dan ada pun yang masih belajar investasi. Investor handal pastinya tidak butuh diragukan lagi, sebab tentunya sudah paham dengan sekian banyak hal dari masing-masing jenis investasi. Mulai dari pengertian, keunggulan dan kelemahan tiap-tiap investasi dan sebagainya. Namun, tidak untuk orang awam yang baru inginkan terjun di dunia investasi. Sering kali, mereka bingung mesti memilih jenis investasi yang laksana apa.

Bahkan, masih tidak sedikit orang yang menyalah artikan sejumlah jenis investasi. Investasi properti dan emas sudah paling jelas, tapi seringkali jenis investasi yang sering menciptakan calon investor keliru ialah Saham, Reksa Dana, SBR, ORI, dan Deposito. Padahal, dari kelima investasi itu mudah dipisahkan menurut sifat, tenor, kupon atau bunga, dividen, perniagaan di pasar sekunder, potensi capital gain dan garansi pemerintah. Bagi kita yang baru saja hendak terjun di dunia investasi, usahakan pahami perbedaan dari setiap jenis investasi Saham, Reksa Dana, SBR, ORI, dan Deposito. terlebih dahulu supaya lebih gampang menilai jenis investasi apa yang bakal dipilih.

1. Saham

Saham ialah surat berharga yang mengindikasikan bagian kepemilikan atas sebuah perusahaan. Membeli saham berarti kamu telah mempunyai hak kepemilikan atas perusahaan tersebut. Maka dari itu, kita berhak atas deviden perusahaan dalam format dividen, pada akhir tahun periode pembukuan perusahaan. Terdapat dua jenis saham, yakni menurut hak tagih dan teknik peralihannya, antara lain:

Hak tagih:

  • Saham biasa (Common Stock)
  • Sham preferen (Preferred Stock)

Cara Peralihan:

  • Saham atas unjuk (Bearer Stocks)
  • Saham atas nama (Registered Stocks)

2. Reksa Dana

Reksa dana ialah wadah guna menghimpun dana dari masyarakat pemodal (investor). Dana yang sudah terkumpul itu nantinya bakal diinvestasikan oleh manajer investasi, ke dalam sejumlah instrumen investasi laksana saham, obligasi, atau deposito.

Reksa dana mempunyai empat jenis produk, yaitu:

  • Reksa dana Saham
  • Reksa dana Pendapatan Tetap
  • Reksa dana Campuran
  • Reksa dana Pasar Uang

3. SBR

SBR atau Saving Bond Ritel ialah salah satu pilihan investasi guna Warga Negara Indonesia yang menawarkan imbalan berupa kupon (bunga). SBR juga diterbitkan oleh pemerintah guna menolong membiayai perkiraan negara.

4. ORI

Obligasi Negara Ritel atau Obligasi Ritel Indonesia (ORI) ialah Obligasi Negara yang dipasarkan kepada pribadi atau perseorangan Warga Negara Indonesia melewati Agen Penjual dengan volume minimum yang sudah ditentukan.

5. Deposito

Deposito ialah investasi simpel dari bank yang menjanjikan suku bunga tetap dengan jangka masa-masa tertentu. Sebagai ganti dari tingkat bunga yang tinggi, dalam jangka masa-masa tersebut empunya deposito sepakat guna tidak unik atau mengakses dananya yang didepositokan. Deposito tidak melulu dapat ditabung dalam format rupiah, namun juga dapat valas (Valuta Asing) atau dikenal dengan nama deposito valas. Jangka masa-masa yang ditawarkan oleh bank bervariasi, dari mulai 1, 3, 5, 12, atau 24 bulan. Masing-masing bank menawarkan suku bunga yang kompetitif.

Deposito pun terbagi menjadi sejumlah jenis, antara lain:

  • Deposito Berjangka
  • Deposito Automatic Rol Over
  • Sertifikat Deposito
  • Deposito On Call

Tiga tahun terakhir Indonesia di kejutkan dengan adanya aplikasi/layanan pinjaman Uang  Online Cepat cair Anda hanya perlu menggunakan slip gaji dan proses cair nya pun lumayan cepat dibandingkan dengan megunakan layanan non online.